Dan pada akhirnya aku berniat tuk urus STNK iniii yang sudah lama hilang hikss... Aku pun bingung sebingung-bingungnya, hal apa yang harus aku lakukan untuk ini. Mulai searching dan bertanya-tanya, juga, awalnya harus urus surat kehilangan di Polsek terdekat, tempat kehilangannya. Namun, ayahku bilang ngurusnya ke Samsat Manyar, dan ketika menunggu kelas sore (kulupa tanggalnya) itu masih siang, ku menuju ke Samsat, dengan seorang teman. Untung Samsat dekat dengan kampusku sekitar 2 km saja. Sesampainya disana aku parkir di sebelumnya samsat sehabis putar balik, bayar 3000 rupiah, dan bapak parkirnya selalu bertaya “Mau ngurus apa mas?” “Ngurus STNK hilang pak” “oh, bisa dibantu?”, “oh enggak pak, terima kasih”, karena pastinya mereka bukan orang yang tepat untuk ditanyain. Ku bergegas ke Samsat, awalnya aku bingung, ini masuknya lewat mana coba?, dan tanya satpam disana, ditunjukkan arahnya untuk mengurus STNK hilang awalnya dimana, yakni di sebelahnya kantor utama samsat, tempatnya biasanya digunakan untuk mengurus surat tilang juga, hehehe.
Banyak motor dan mobil terparkir disana, dan kantornya di lantai 2 menaiki tangga berwarna hijau wkwkwk, sesampainya dilantai 2 ku langsung bertanya “tempat untuk mengurus STNK hilang dimana ya pak?” langsung ditunjukkan ke ruangan tilang juga wkwk, ku langsung masuk kesana, dan kulihat banyak polisi disana didepan PC masing-masing dan banyakkkk sekali berkas tilangan orang-orang wkwk,  dan kubertanya pada salah seorang disana “Pak, permisi, saya mau tanya kalo ngurus STNK hilang disini ya?” “Iya, mas, sudah ada fotokopi STNK, BPKB asli, sama surat keterangan kehilangan dari polsek belum?” “Waduh pak, ngga bawa, dan belum ngurus surat keterangan kehilangan juga”, ternyata ku disana ngga dapat apa-apa selain informasi itu, harus ada 3 hal itu baru kesana. #catet. Balik ke kampus dengan perasaan kecewa wkwk.
Pada Tanggal 16 Mei 2017, mumpung kuliah libur karena kampus dipakai SBMPTN heheh aku coba untuk mengurus masalah satu ini yang ngga kelar-kelar. Pagi-pagi aku bergegas untuk pergi ke Polsek Sukolilo dengan membawa Fotokopian Pembayaran Pajak STNK dan KTP asli Ibuku (karena STNK atas nama ibuku),  aku ngga tahu itu  dimana, namun di Manyar sudah ada tandanya 1 km lagi, wkwkwk. kubuka GoogleMaps, dan ternyata di arif rahman hakim masuk gang begitu, karena pertama kali ke polisi, aku gaberani sendirian, ku ajak temanku yang gabuters, selalu mau diajak kemana-mana wkwkwk, kesana ada yang nemenin, mulai parkir, selalu tanya “Pak pakai STNK?” “oh nggausah mas” oke kuparkir wkwkwk, selalu ditanya sih kalo kesana itu, keperluannya apa sama pak parkirnya, ngurus STNK hilang pak, ku berkata begitu.
Ini nihh, rupa BPKB itu
Sebelum masuk kulihat tulisan “dilarang memakai jaket, dan harus bersepatu” menempel di pintu polsek tersebut, dengan senyum kecewa aku balik lagi ke depan ke parkiran, untuk melepas jaket, dan baru sadar aku pakai sandal biasa haha, ku tanya langsung ke pak parkirnya, “Pak, boleh pakai sandal kah?” “Oh, boleh mas, boleh kok!” alhamdulillah ternyata nggapapa, nggajadi balik deh, masuk lagi sudah hahahah... masuk ke sana, langsung bertemu 3 polisi didepan PC masing-masing, dan saya bertanya kepada salah satu dari mereka. “Pak, permisi, saya mau minta surat kehilangan STNK pak!” “Oh, ke bapak itu mas” menunjuk ke bapak yang paling besar disana, sebut saja bapak E. Langsung ku bertanya kembali ke bapak itu, dan ia menjawab “iya mas, sebentar ya” Ternyata ada bapak-bapak dan temannya juga sedang mengurus STNK hilang, dengan membawa BPKB asli dan KTP asli. aku pun kaget, apa itu ya BPKB, waduh aku saja belum pernah liat itu hehehe, mungkin disimpan sama ayahku atau bagaimana, pokoknya ada pastinya itu.
Bapak yang kehilangan tadi, dia hilangnya di sekitaran surabaya utara, tapi lapornya di sukolilo wkwkwk, jauh banget pak! sudah begitu STNK nya atas nama saudaranya di desanya hiks, lebih ribet itu mah. Aku sih bukan ngurusin bapak-bapak tadi ya, selanjutnya aku yang disuruh duduk dihadapan bapak E itu, “mana BPKB dan KTP aslinya mas?” “KTP ada pak, tapi BPKB aslinya hilang”, ”waduhh kalau BPKB hilang juga mahal mas, bisa sampai 3 jutaan, kalo STNK saja Cuma 400 ribu saja” cetus pak E. akupun langsung lemas dan “Ya mahal banget ya padahal yang kuhilangin Cuma selembar doang lhoo masa ya sampai berjuta-juta” dan akupun searching di google “BPKB Asliwkwkwk, dan yang muncul yang dibawa bapak-bapak tadi, hmmm... aku mah ngga tahu itu dimana, pastinya ada lah, aku saja belum pernah megang itu. hehehe
Aku langsung bilang ke bapak E, “oh, saya ada pak BPKB tapi tidak saya bawa, Cuma bawa Fotokopian Pajak STNK” (yang biasa dibelakang STNK) dan KTP asli, bapaknya pun menjawab “oh, iya mas nggapapa, sini kubuatin surat nya”, langsung bapaknya introgasi saya “Ini ilangnya kapan mas?” Karena sudah terlalu lama hilang, nggamungkin to aku bilang 2 bulan yang lalu, pasti bapaknya langsung marahin aku, pikirku begitu, akupun berbohong seminggu yang lalu pak, senin malem/selasa dini hari” “oh, iya, dibuat senin ja 12 siang saja ya?hmmm kok malah dibales ngada ngada ya wkwkwk, ya kujawab “iya pak terserahwkwkwk. Terus dia tanya lagi “hilangnya disekitar mana mas?” masih 3 detik aku mau bilang “dari mulyosari sampai pucang pak!” eh si bapak nyolot lagi “mas, mas mahasiswa kok lemot” anjirrr sakit banget sudah, nggausah kali pake mahasiswa-mahasiswa segala, orang juga masih 3 detik langsung bilang begitu -_-“, “di tulis jalan kertajaya saja ya mas?hmmm malsu lagi, “iya deh pak (serah lu sudah : my bathin)” jawabku dengan sedikit kesal wkwkwk.. tak sampai 5 menit, sudah kelar itu Surat Kehilangan dari Polsek. heheheh...
Ku langsung tanya lagi sudah, “Pak, sehabis gini kira-kira aku harus kemana dan minta apa lagi ya pak?” dengan nada ramah dan sedikit memelas. Eh si bapak E malah, ngga ngasih solusi, dia bilangnya “Gini saja mas, enaknya, saya urusin langsung 2 hari jadi cuma 400 ribu saja”, beuhhh mahal kali, aku cari di google saja 50 rebu, kalo tanya teman 100 rebu, dengan mengiyakan saja, dan nanti ya pak saya tanya orangtua dulu. Si bapak E itu langsung memberikan nomernya ke aku, kalau jadi bisa hubungi saya saja mas, 2 hari kelar. Iya iya, Cuma gitudoang jawabku, langsung saja aku bergegas keluar dari ruang itu wkwkwk.
Dan tentunya aku ngga akan ngehubungin Pak E, karena mahal wkwk dan aku juga ingin ngurus sendiri, disini ku juga bisa belajar berkomunikasi dengan berbagai macam karakter orang dewasa. Keesokan harinya, ku melanjutkan misi ini ke Samsat Manyar untuk meminta surat disana (masih belum tahu apa yang akan didapatkan) hehehe, pokoknya disana. Tetap bersama temanku itu, dan parkir seperti biasa, dan kulangsung ke lantai 2, seperti sepi sekali, dan ada beberapa orang nampak sudah kemas kemas mau pulang, dan aku ditanya “mau apa mas?” “mau urus stnk hilang pak”, oh iya langsunga saja masuk, sambil bapaknya cengar cengir. Ih aneh banget ini bapak, langsung ku menuju ruangan yang dulu aku pernah kesini, namun di pintu tertulis TUTUP, hmmm hati ini sudah tidak enak, tapi bapak tadi langsung suruh masuk saja -_- kan aku bingung, dan disitu juga ada polwan dan anaknya ngeliatin aku juga ihh,  ini orang kok pada ngeliatin aku ya? apa salahku coba? ganteng juga kaga, muka kriminal juga ngga, kubingung lama memandang mereka dan tak masuk-masuk, dan bertanya lagi dengan anak polwan yang duduk-duduk “Langsung masuk boleh mbak?” “oh iya mas masuk saja” dan lagi dia juga malah sambil ketawa jawabnya, sumpah aku kesel, kayak di permainkan begitu, padahal juga belum masuk :3 Dengan tekad kuat ku masuk, dan langsung ke bapak salah satu disana dan bialng mau ngurus stnk hilang, langsung sudah dijawab, maaf mas besok saja ya, ini jamnya sudah selesai. Tutupnya jam 3 sore, pada waktu itu waktu jam 15.12 WIB hiks nyesek nakkk... Hmmm ternyata mereka menertawakanku karena itu sudah tutup dan aku ngga tahu kalau jamnya sudah selesai. Mbok ya langsung ngomong dari awal, sudah tutup mas, begitu kan enak. -_- pakai aku disuruh masuk juga.
Yaudah, gagal maning gagal maning di Samsat, keesokan harinya ngga kesorean, biar ngga tutup lagi, Kamis, 18 Mei 2017 jam 10 pagi ku kesana sendiri, biar sudah, kalau ngajak teman juga lama pakai jemput soalnya, tidak seperti biasanya kondisi di halaman parkir depan kantor tilang itu sangat ramai, dan penuh dengan motor dan mobil polisi, waduh ada apa ini bathinku, langsung menuju ke lantai 2, dan kulihat para polisi sedang meeting tentang razia lalu lintas semeru yang rutin dilakukan ketika menjelang bulan Ramadhan, hmmm untung ku gak pernah kedapetan razia hehehe, akhirnya kumasuk langsung kedalam ruangan itu lagi dan ada ibu-ibu langsung ku tanyain, bu mau ngurus stnk hilang, “oh iya mas, berkasnya mana? fotokopi STNK, KTP asli, BPKB asli/fotokopian dan Surat kehilangan dari polsek” siap bu, langsung kuserahnkan padanya... tidak sampai 3menit suratnya pun kelar, ukuran suratnya hanya 1/3 dari A4, hehe tapi perjuangannya gagal berkali-kali hahaha, “lagsung kedepan ya mas, ke bapak-bapak yang duduk didepan minta cap dan tanda tangan” “iya buk” jawabku dengan senang, langsung ku ke depan menemui bapak-bapak sudah berumur, namun bapaknya masih kedalam ruang lainnya jadi kutunggu ada 5 menitan hmmm, langsung bapaknya keluar, dan langsung dicap plus ttd ngga sampai 2 menit juga, eh iya berkasnya dikembalikan ya tadi, cuma dicek aja.
Ini dinamakan OPSI
Akhirnya ku dapatkan surat itu, namanya Opsi (pernyataan bebas tilang dan tidak dalam pemeriksaan kepolisian), oh itu to kwkwkw. Dan seperti biasa “pak, sehabis ini saya harus kemana ya? mengurus apa?”  bapaknya langsung menyuruhku ke Samsat untuk tanya informasi lebih lanjut, namun bapaknya juga ngomong, “masnya harusnya ngurusnya di samsat ketintang bukan disini (samsat manyar), karena rumahnya daerah dekat sana”, “oh iya pak” padahal sayapun ngga tahu samsatnya itu hehehe... yaudah ku lanjutkan ke samsat bagian stnk hilang, ini di gedung samsatnya, bukan di yang bagian tilang tadi, namun sebelahan. Ku tanya dan dikasih tahu alurnya, suruh cek fisik kendaraan disebelah.
Setelah mendengar perintah itu, kulangsung bergegas mengambil motorku, dan ke bagian cek fisik kendaraan. Disana sangat ramai orang dan banyak yang tanya-tanya, kayak wartawan, serasa artis disana wkwkw. Langsung ku tanyakan pada petugas yang berseraga disana, dan sama jawabnya masnya ngurusnya ke samsat ketintang ini, kalau disini tidak bisa mas. hmmm, okelah kalau begitu. Tak hanya itu bapaknya juga bertanya, “sudah pasang iklan di koran mas?”, “belum pak” jawabku, balesnya harus pasang iklan dulu mas, oh, harus ya pak, aku kira itu cuma buat BPKB yang ilang hehe, dan bapaknya menawarkan, “kalau mau ngurus iklan, bisa di ibu itu mas”, menunjuk ibu-ibu yang sedang duduk di sebelah mushola, “oh iya pak, kira-kira kena berapa ya pak kalau pasang ikln begitu?”, “kalau disini 25 mas, kalau disana kebanyakan 35 sampai 75 ribu mas, mahal, mending disini, enak langsung besok jadi”, “oh iya pak, makasih ya pak” jawabku dengan memikir sangat apakah aku ke ibu atau nggak, dan akhirnya kuputuskan ke ibu itu, karena aku pernah searching juga kalau ke surat kabar terkenal biayanya mahal 50-75 ribu, dan yang paling murah yang kutemuin 15 ribu, dan aku mikir iya mungkin 10 ribu untuk ibunya ya, yaudah deh gpp, ibunya juga kasian hehe..
    Ku bergegas menemui ibu itu dan bilang “buk, permisi mau pasang koran buat stnk hilang bu”, “oh iya mas, bentar yaa”, jawab ibu itu sambil mengeluarkan kwitansi merek koran yang ngga begitu terkenal, dan minta fotokopian bpkb asli, tapi aku belum fotokopi itu. Namun aku ada fotokopi pajak stnk dan ibu itu meminta itu heheh, yaudah kukasih, langsung ditulis ke kwitansi itu nama dan nopolnya serta alamat rumahku. “Mas, ini besok pagi ya diambil” tegas ibu itu, “baik bu” jawabku. “oh iya bu, setelah iklan aku harus kemana ya bu?” tanya aku, “ke polda mas minta surat rekomendasi, baru terus cek fisik kendaraan” jawb ibunya waduhh, kepolda juga ya, gilaaaaa.... Okedeh, yaudah aku langsung balik ke kampus, cukup untuk hari itu hehehe...


Lihat Sebelumnya dan Kelanjutannya >>

Ditulis oleh Aditya Hidayatullah

Sumber Gambar : Penulis

C a t a t a n :
- Boleh berupa kritik membangun dan saran
- Usahakan komentar tidak menyinggung
- Tidak mengandung kata-kata kasar
- Tidak berbau porno
- No spam, termasuk promosi iklan

 
Top