Keesokan harinya, di hari Jumat, 19 Mei
2017, bangun tidur kesiangan, hiks,
dan bingung mau kemana dulu, langsung berangkat ke kampus pukul 10 siang, dan
mampir dulu ke samsat manyar, untuk mengambil iklan kemarin. Ada rasa takut
nggaada ibunya, soalnya kemarin aku disuruh kesana nya pagi pagi, ini nyampe
sana jam 11 siang, dan awalnya disuruh cari di depan fotokopian depan cek fisik
kendaraaan samsat manyar, dan akupun ngga tahu, langsung ku masuk dalam
fotokopian itu, dan bertanya pada ibu-ibu fotokopian itu, eh ternyata ibunya
bilang, oh koran mas, di ibu itu, didepan mushola, kalo pagi tadi didepan sini
memang mas. Owala, yayaya, langsung ku balik ketempat kemarin di depan mushola
pinggir tempat cek fisik kendaraannya. Ternyata, ibunya ditempat yang sama
seperti kemarin, langsung kuhampiri dan ibunya langsung ngerespon, “kok siang mas, habis gini tutup ini, besok
mas buka, masnya lama sih” cetus ibunya, “hmm, iya bu saya kesiangan, rumah saya juga jauh, di sidoarjo”
jawabku, memang alamat di KTP dan lain-lain masih di Karangpilang Surabaya,
namun rumahku sudah pindah di Sukodono Sidoarjo.
Ibu itu langsung mengeluarkan koran, dan
menggunting korannya, yang berisi STNK hilang, dan ada nama STNK ku, cuma berukuran
3 x 1 cm saja lho, wkwkwk kecil sekali dan dijepret di kwitansi kemarin yang
aku bawa, cuma itu. hehehe.... dan karena waktu mau sholat jumat, aku bergegas
menuju kampus, dan sholat jumat, perjalanan sampai disini untuk hari itu,
karena jam 1 ada kuliah hehehe... Besoknya Sabtu dan Minggu, saya tidak
melanjutkan untuk mengurus STNK, karena masih bingung harus kemana dulu.
 |
| Klipping Iklannya |
Hari Senin, 22 Mei 2017, harusnya saya ada
kelas pukul 10.00 WIB dan 13.00 WIB, namun saya berangkat kesiangan, harusnya
berangkat paling lambat pukul 09.00 WIB, namun, waktu itu sudah menunjukkan
pukul 09.24 WIB, otomatis pasti terlambat untuk matakuliah pertama. Sayapun
punya inisiatif dan semangat untuk mengurus STNK pada waktu itu, saya langsung
membuka Google Maps, dan mencari samsat ketintang dimana, dan sayapun berangkat
kesana, ternyata tidak jauh juga tempatnya dan saya pernah lewat sana namun
kurang memperhatikan kalau itu samsat ketintang. Didepan samsatnya banyak
sekali orang yang bertanya, “ngurus apa mas?” “mau apa mas?”, saya langsung
ngejawab “mau cek fisik pak!” “oh iya mas, langsung masuk saja.” jawab salah
satu bapak disana, saya langsung masuk, dan disana ada parkiran khusus cek
fisik kendaraan. Aku langsung memarkirkan motor disana, dan dalam hati saya
sedikit takut, aku kira cek fisik kendaraan itu, dilihat motornya, cek rem, cek
ban dan lain-lain, karena motorku rem sudah ngga terlalu cakram, ban juga sudah
sedikit mulus sudah begitu spidometer juga mati. Tanpa memikirkan hal itu, saya
langsung menuju ke bapak-bapak di meja yang memang mengurusi cek fisik
kendaraan. Dan bertanya, “pak, mau cek fisik untuk stnk hilang”
“persayaratannya sudah mas?” diperlihatkan banyak sekali syaratnya sebelum cek
fisik kendaraan, mulai dari Surat Kehilangan dari Polsek, BAP dari Polsek, Nota
Dinas dari Polda, Opsi dari Samsat Pusat (Manyar),Iklan, BPKB asli dan juga KTP
asli. Dan aku belum ada BAP dan juga Nota Dinas, hmmm.. benar benar banyak ya
yang harus diurus. Namun, saya ngga mau menyerah, dan saya bertanay pada bapak
tadi “Pak, saya harus minta BAP nya di Polsek Sukolilo juga?, kalau BAP di
Polsek Gayungan boleh ngga?”, dengan tegas dan jelas bapaknya menjawab “Ribet
mas, gini saja sampeyan minta lagi Surat kehilangan dan BAP di Polsek Gayungan
bilang ilang di Masjid Agung, langsung ke Polda dan balik ke sini.” Langsung ku
catat omongannya, tanpa basa basi langsung gas ke Polsek Gayungan.
Waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 WIB, ku
menuju Polsek Gayungan, dengan melihat GoogleMaps, karena memang biasanya
Polsek letaknya di dalem gang, ngga langsung pinggir jalan jadi sedikit susah. Dan
kutemukan Polsek Gayungan, langsung parkir, disini parkirnya gratis, dan
nggaada yang jaga sih, langsung ku masuk ke dalam dan diarahkan kepada Polisi
sebelah kanan yang unch, namanya kayak namaku wkwk dan tentunya ganteng juga
hahaha, masih muda sepertinya, dan cuek banget wkwk awalnya dimintain BPKB asli
dan KTP asli, setelah itu cukup lama sekitar 5 menit aku didiamkan haha, dan akhirnya ditanyain, dimana hilangnya
kujawab di A. Yani – Masjid Al Akbar, dan waktunya sama ku bilang seperti yang
di Polsek Sukolilo.
 |
| BAP iki cuy |
 |
| Surat Keterangan Kehilangan |
Setelah selesai itu, bapaknya aku tanyain, kalau ke polda bawa apa saja ya
pak?, bapaknya pun kaga tahu wkwkwk, langsung saja ke sana masnya. Oke kalau
begitu, aku langsung ke Polda yang dekat dengan Polsek Gayungan, yakni di Jalan
A.Yani Surabaya arah mau ke Graha Pena & DBL Surabaya.
Sesam painya didepan Polda, disuruh untuk
langsung melepaskan jaket, hehe, dan masuk ke pintu parkiran, tulisannya harus
pakai STNK, lha piye orang mau urus STNK ah gapapa kan ini juga mau ngurus,
gapake juga gapapa kali. Akhirnya ku masuk, dan hmm luas dan disana sangat
bingung mau kemana ini, dan harusnya aku tanya ke pos depan tadi, namun aku
tidak tanya disana hehe, jadinya kebingungan awalnya. Dan kuparkir sepeda
motor, dan ada polisi berjalan , kulangsung bertanya, ih judes banget pak
polisi yang satu ini, ditanya baik-baik, jawabnya, “oh didepan, deket pintu
masuk” langsung main pergi aje, okelah yang penting dapet info. Cus sudah
kesono, dan tanya bapak-bapak parkir, “dari pintu masuk lurus saja, ada
pertigaan kantornya sebelah barat” jawab bapaknya, kantornya lumayan gedhe dan
ramai disana, aku parkir di depan tadi jadi jalan kaki ke kantornya, wkwkk
lumayan lah 200 meteran, ku langsung masuk ke gedungnya dan tanya ke bagian
informasi, ada ibu-ibu disana, dengan murah senyum langsung menjawab
pertanyaanku, langsung masuk saja mas sebelah kiri situ, ke loket 4.
 |
| Loket 4 |
Langsung
sudah kesana kubingung, melihat banyak orang duduk entah itu menunggu apa, aku
langsung saja menuju loket 4. Tiba-tiba bapak menghampiri dan ku bilang “mau
minta nota dinas pak, buat urus STNK hilang”, langsung kusodorin berkas
sebelumnya (Surat kehilangan, BAP, BPKB asli, KTP asli, Opsi, dan juga Iklan).
 |
| Nota Dinas tu kayak gini |
Tidak sampai 3 menit, langsung jadi Nota
dinasnya, alhamdulillah, cepat sekali, langsung aku balik ke parkiran dan balik
lagi ke samsat bersama ketintang yang juga dekat dari situ, keluar dari Polda
juga boleh tanpa STNK, dan sesampainya di samsat ketintang langsung kuhampiri
bapak-bapak yang duduk duduk tadi, bagian pengecekan berkas.
 |
| Tempat Cek Fisiknya |
 |
| Tempat Fotokopinyaa |
Setelah di cek,
dan sudah semuanya, langsung aku disuruh menuju loket pendaftaran cek fisik
kendaraan. menuju kesana dicek semua dokumen dan diberi map, yang berisi
formulir permohonan STNK, dan lembar cek fisik kendaraan beserta stikernya,
Gratiss!, semua dokumen dimasukkan kedalam sana, dan aku mengisi formulirnya
sendiri, di meja dekat sana (ada contoh pengisiannya), setelah mengisi
formulir, kembali lagi ke bapak-bapak tadi minta stempel dan lasngusng
diberikan ke mas bagian cek fisik, ternyata yang dicek Cuma nomor motor dan
mesinnya, itu doang wkwkwk, di rekam nomernya pakai stiker tadi, ku disuruh
buka joknya dan masnya yang ngejiplak di stikernya, nggasampai 3 menit sudah
kelar, dan aku disuruh ngisi formulir hasil ceknya, masnya bagian nempelin
stikernya doang, yaudah ku isi dan langsung disuruh mindahin motor ke parkiran
didepan tempat cek fisiknya, parkir bayar 2000 saja, setelah parkir balik ke
pak duduk tadi, dan banyak sekali dicap cap lagi, kemudian disuruh ke loket
layanan cek fisik, sebelum itu disuruh ke ruang fotokopi, untuk fotokopi 2 lembar
untuk BPKB dan KTP. fotokopi 2000 rupiah juga, dan langsung ke loket layanan
tadi, dan di stampel lagi, dan di tanda tangani, serta di jepret
dokumen-dokumennya, langsung diarahkan masuk ke dalam kantor utamanya.
 |
| Ini Mapnye |
Aku langsung masuk dan didalam sangat ramai,
dan aku langsung menuju loket layanan duplikat, dan disana di cek dokumennya,
ternyata disuruh minta stempel MPR di loket pendaftaran cek fisik tadi, aku
lupa minta lagi hehe, langsung balik lagi kesana, dan kemudian juga disuruh ke
Loket SKF (surat keterangan fiskal), untuk minta Leges. Kuserahkan semua
berkasnya dan menunggu sekitar 5 menit, langsung selesai, dan balik ke Loket Layanan
Duplikat, dan sudah di stempel dan tanda tangani, jebret-jebret-jebret, disuruh
ke loket sebelah loket cek blokir, disana Cuma menunggu sekitar 2 menit
langsung berkasnya dibalikin lagi dan balik lagi ke loket layanan duplikat, dan
aku disuruh menunggu, dan sekitar 7 menit langsung dipanggil lagi, disuruh ke
kasir, dan disana sedikit antre, dan serahkan semua berkasnya dan, langsung
disuruh membayar 100 ribu rupiah, dan sebentar menunggu langsung jadi bukti
pembayaran pajaknya, kemudian langkah terakhir disuruh ke loket sebelah kiri,
lupa namanya, disana serahkan berkas (dan ingat BPKB asli dan STNK nggausah
dimasukkan dalam map) karena mapnya bakal ngga dibalikin lagi wkwkwk, dan
disuruh menunggu, menunggu sekitar 10 menitan, langsung dipanggil dan disuruh
tanda tangan di buku besarnya, dan jreng-jreng akhirnya STNK terlahir kembali,
dan diberikan plastik STNKnya juga. Selesai sudah perjalanan ini, dan
sebenarnya kalau ada niat dan tekad pantang menyerah bentar dan ngga terlalu
ribet juga.
 |
| Formulir Permohonan STNK dalam Map |
 |
| Hasik Cek Fisik Kendaraan dalam Map |
 |
| Leges ini mahh |
 |
| Bayarnya disini ya rekk! |
Selesai sudah perjalanan ini, dan hanya 2
jam langsung selesai ini, asalkan Opsi (harusnya sudah ada Surat kehilangan dan
BAP) dan iklan sudah selesai dihari sebelumnya. Dan kira kira biaya yang
dikeluarkan tidak lebih dari 150 ribu beserta bensin dan parkirnya. hehehe... Andai
megikuti rayuan gombal Pak E, bisa bisa kena 400 ribu hehehe... Banyak sekali
pelajaran yang bisa didapat, bisa belajar bersosialisasi dengan berbagai
kalangan, dan membiasakan diri untuk bertanya (asalkan bertanya pada orang yang
tepat), jangan menyepelekan hal kecil seperti STNK disaat kau ditinggalkan,
yakin lah hidupmu akan susah, untuk mengurusnya, banyak uang, waktu dan pikiran
yang terkuras. Hehehe,,, Jaga baik-baik ya STNKnya, nggaenak banget motoran
tanpa selembar kertas itu, berkendara jadi waswas dan nggabisa bebas parkir.
Semoga bermanfaat dan bisa memberikan informasi pencerahan kepada saudaraaa
semuanyaaa... Khob Khun Khrab. 😊 😊
Lihat Sebelumnya >>
Ditulis oleh Aditya
Hidayatullah
Sumber Gambar : Penulis
C a t a t a n :
- Boleh berupa kritik membangun dan saran
- Usahakan komentar tidak menyinggung
- Tidak mengandung kata-kata kasar
- Tidak berbau porno
- No spam, termasuk promosi iklan