Perkembangan Teknologi akibat Globalisasi
Sumber Gambar : Flickr oleh Richard Allaway
Lanjutan dari materi Globalisasi bagian I >>

10.     Manfaat Globalisasi Bagi Bangsa Indonesia
·      Membawa kearah keterbukaan dan demokratisasi
·      Mempercepat pembangunan di seluruh pelosok tanah air
·      Mengenal teknologi terutama teknologi komunikasi
·      Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi
·      Globalisasi meningkatkan modernisasi ekonomi yang terkait dengan investasi

11.     Aspek Globalisasi
·      Globalisasi Ekonomi
·      Globalisasi Politik
·      Globalisasi Sosial Budaya
·      Globalisasi Sumber Daya Manusia
·      Globalisasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

12.     Dampak Positif Dalam 4 Bidang
a.    Politik
·         Sebagai peluang untuk mencapai tujuan nasional
·         Lebih menumbuhkembangkan demokratisasi
·         Penjaminan terhadap HAM termasuk penegakan KDRT, eksploitasi anak dibawah umur
·         Pemerintah yang akuntabel, transparan, proporsional dan profesionalitas
b.    Ekonomi
·         Tumbuhnya perdagangan internasional secara cepat
·         Tumbuhnya keuangan internasional secara cepat
·         Tumbuhnya hasil produksi yang berkualitas
·         Adanya aspek saling ketergantungan dan saling membutuhkan
·         Adanya persaingan secara sehat karena pasar bebas
c.    Sosial Budaya
·         Kemudahan hidup
·         Kemudahan memperoleh IPTEK
·         Peningkatan untuk bersaing dan berprestasi
·         Memperoleh/member budaya yang kita miliki/ yang kita inginkan
d.   Teknologi
·         Mudah dan cepatnya seseorang menyampaikan pesan atau informasi
·         Mudah dan cepatnya seseorang menerima/ memperoleh pesan/ informasi
·         Mempermudah dan mempercepat pengambilan keputusan
·         Setiap orang mampu melewati batas-batas negara dalam waktu yang singkat
·         Dapat mencari pekerjaan melalui internet

13.     Dampak Negatif Dalam 4 Bidang
a.    Politik
·         Kapitalisme, liberalisme tambah besar di negara-negara yang ideologinya bukan tersebut diatas
·         Negara lain dapat memaksakan negara kita dengan dalih demokratisasi/ masalah HAM
·         Alasan keamanan negara lain dapat melibatkan masalah ini kepada negara kita
b.    Ekonomi
·         Negara berkembang hanya sebagai negara lembah produksi negara maju
·         Produk negara berkembang akan tertindas oleh produksi negara maju
·         Adanya organisasi perdagangan keuangan hanya akan menguntungkan negara maju
·         Produksi tahap hasil produksi oleh negara maju akan mempersempit bahkan menghilangkan ruang gerak negara berkembang dalam memasarkan barang produksinya
c.    Sosial Budaya
·         Adanya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai budaya bangsa
·         Konsumenisme mempengaruhi perilaku yang konsumtif
d.   Teknologi
·         Timbul kejenuhan karena sesuatu yang baru cepat using, berusia pendek dan ketinggalan zaman. Hal ini dapat dilihat pada produk elektronika, HP dan komputer
·         Segera bergeser hasil ide, gagasan, penelitian karena teknologi komunikasi dengan yang baru

14.     Sikap Yang Kita Jaga Terhadap Pengaruh Globalisasi
·      Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
·      Peningkatan penghayatan dan pengamalan ideologi pancasila
·      Berkarya dengan hasil yang berkualitas tinggi
·      Menguasai dan memanfaatkan teknologi, informasi dan komunikasi
·      Menguasai bahasa asing dalam berkomunikasi

15.     Cara Menyikapi Dampak Positif Globalisasi
·      Negara dapat menerima dan mendukung globalisasi, dengan demikian merupakan jalan keluar untuk memperbaiki perekonomian dan kesejahteraan rakyat di dunia

16.     Cara Menolak Dampak Negatif Globalisasi (Dari Nilai Badaya Negatif)
·      Kita harus mencari budaya asing yang sesuai dengan nilai budaya dan falsafah bangsa Indonesia
·      Memilih budaya yang tidak konsumerisme
·      Bersikap religius
·      Pola hidup sederhana
·      Bermusyawarah
·      Rasa kebersamaan dan gotong royong
·      Bersikap sopan santun
·      Solidaritas
·      Toleransi
·      Setia kawan dan semangat kerja keras

17.     Hakikat Politik Luar Negeri Bebas Aktif
·      Politik luar negeri bebas aktif merupakan implementasi dari unsur negara yang keempat (kemampuan melakukan hubungan dengan negara lain)
·      Dasar hukumnya adalah pada alinea I dan IV Undang-Undang Dasar 1945 mengenai politik luar negeri Republik Indonesia
·      Secara umum, politik luar negeri bebas aktif mengandung pengertian:
Bebas artinya negara mempunyai hak kedaulatan penuh menentukan sikap dan kehendaknya untuk tidak memihak negara manapun dan terhadap bentuk kepentingan apapun dari pertentangan negara adikuasa,
Aktif artinya negara dalam peranannya didunia internasional harus berperan dalam menciptakan kemerdekaan, perdamaian abadi dan kedilan sosial, sebagai implementasi tujuan nasional yang keempat

18.     Partisipasi Aktif Pemerintah Indonesia dalam Peraturan Internasional
·      Masuk menjadi anggota PBB yang ke-60 pada tahun 1950
·      Menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955
·      Menyelenggarakan Konferensi Colombo Plan pada tahun 1959
·      Ikut serta dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB berupa pengiriman kontingen Garuda I – XXIII sejak 1956 – sekarang
·      Menjadi pemaksaan terbentuknya organisasi nonblok pada tahun 1916
·      Menjadi pemaksaan terbentuknya organisasi ASEAN
·      Ikut menjadi anggota APEC dan WHO sebagai organisasi global dalam mewujudkan perdagangan AFTA
·      Menjadi anggota tidak tetap dewan keamanan PBB pada tahun 2007
·      Menjadi anggota dewan HAM periode 2007 – 2010
·      Dan bentuk kerjasama lainnya baik secara bilateral, regional maupun internasional


Materi ini diberikan oleh Bu Yuni
Kelas IX-G SMP Negeri 16 Surabaya
Tahun Ajaran 2011-2012

C a t a t a n :
- Boleh berupa kritik membangun dan saran
- Usahakan komentar tidak menyinggung
- Tidak mengandung kata-kata kasar
- Tidak berbau porno
- No spam, termasuk promosi iklan

 
Top